Mengenal Cara Kerja SEO dan Apa Itu Search Engine

Cara kerja SEO, apa itu search engine, search engine adalah, mesin pencari bekerja dengan cara, apa yang dimaksud dengan mesin pencari atau search engine

Cara kerja SEO menjadi hal yang perlu dipahami, terutama bagi kamu yang sedang bergelut di ranah konten digital marketing. Selain itu, kamu juga perlu tahu apa itu search engine dan bagaimana caranya bekerja.

SEMRush

SEMRush adalah SEO tools terbaik bagi semua penggiat digital marketing, dari pemula hingga expert.

Apakah saat ini kamu sedang membangun website dan ingin belajar SEO untuk mengoptimasinya? Tapi tak tahu harus mulai dari mana, bahkan apa yang dimaksud dengan mesin pencari atau search engine saja belum paham.

Untuk itu, kamu perlu mulai memahami mesin pencari web bekerja dengan cara atau langkah-langkah yang seperti apa. Tanpa perlu berlama-lama, yuk simak dulu pembahasan tentang cara kerja SEO dan apa itu search engine berikut ini.

Apa Itu Search Engine? 

Saat ini, search Engine adalah sebuah tempat untuk mencari informasi apapun di internet. Beragam jenis informasi bisa kamu dapatkan dari sini, dari mulai gambar, video, situs web, dan lain sebagainya.

Hal ini karena yang dimaksud dengan mesin pencari atau search engine adalah software program yang membantu menemukan informasi sesuai dengan kata kunci (keyword) yang dicari. Program tersebut mampu menyuguhkan hasil dengan cepat, bahkan mampu menampilkan jutaan situs web online.

Cara Kerja Mesin Pencari

Search Engine atau mesin pencari web bekerja dengan cara dan algoritmanya tersendiri untuk merangking halaman web sesuai kata kunci dalam pencarian. Setidaknya ada tiga step bagaimana mesin pencari bekerja, berikut selengkapnya.

1. Crawling

Step yang pertama adalah Crawling (merayapi), dimana mesin pencari web bekerja dengan cara web crawler untuk menemukan halaman baru dan mencatat informasi tentangnya. Tujuannya untuk menemukan halaman web baru, dan juga memeriksa konten secara berkala. 

Seperti memantau ada tidaknya perubahan atau hal baru di halaman yang sudah kunjungi sebelumnya dan sebagainya. Mesin pencari merayapi halaman web dengan mengikuti tautan (link) yang ada di dalam website tersebut. 

2. Indexing

Cara selanjutnya adalah indexing, yakni ketika mesin pencari memutuskan apakah akan menggunakan konten yang telah dirayapi atau tidak. Jika halaman web tersebut dianggap layak dan relevan, maka akan ditambahkan ke dalam indeksnya. 

Indexing digunakan dalam tahap akhir proses merangking website yang telah diratapi. Ketika halaman web atau bagian dari konten telah diindeks, hasilnya akan disimpan dalam database dan akan dikeluarkan ketika sesuai dengan kata kunci di pencarian.

Halaman web yang memiliki konten unik dan relevan sudah pasti akan dimasukkan ke dalam indeks. Namun, ada beberapa hal yang bisa membuat halaman web tidak terindeks oleh mesin pencari, alasannya:

  • Konten dianggap duplikat.
  • Kontennya berisi span atau tidak memiliki value (tidak relevan).
  • Halaman atau domain tidak memiliki inbound link.

3. Proses Rangking

Step ketiga ini menjadi yang paling penting, dan hanya akan terjadi setelah kedua langkah sebelumnya selesai dilakukan. Setidaknya ada lebih dari 200 hal yang digunakan mesin pencari dalam memberi peringkat halaman web. 

Semuanya berdasarkan tiga pilar SEO, yakni optimasi teknis, optimasi on-page, dan optimasi off-page. Beberapa faktor yang digunakan mesin pencari untuk menentukan peringkat halaman web diantaranya.

  • Penggunaan kata kunci, apakah kata kunci atau sinonimnya disebutkan di dalam konten, dan juga dalam tag judul?
  • Kecepatan halaman web, apakah halaman web dapat dimuat dengan cepat dan mobile friendly?
  • Reputasi situs web, apakah halaman web dan situs web dianggap memiliki reputasi yang baik dan relevan dengan topik yang dicari?

Baca juga: Apa Itu Indexing? Begini Cara Agar Blog Muncul Google

Nah, situs web yang paling relevan dan cocok dengan kata kunci yang dicari biasanya akan menempati urutan pertama. Ketika website bisa berada di halaman pertama mesin pencari, ini artinya peluang trafik besar untuk website akan semakin terbuka lebar.  

Sebenarnya di internet ada banyak mesin pencari, misalnya Bing, Yahoo, Yandex, Baidu, DuckDuckGo, Google dan masih banyak lagi. Namun, Google memang menjadi salah satu mesin pencari yang paling populer dan banyak digunakan di seluruh dunia. Jadi jangan heran jika banyak yang menggunakan Google search engine sebagai acuannya.   

Memahami Cara Kerja SEO

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan mesin pencari atau search engine adalah sebuah alat atau mesin pencari web bekerja dengan cara mengindeks informasi sesuai kata kunci yang dicari. Selanjutnya yang tak kalah penting adalah belajar tentang cara kerja SEO dan bagaimana langkah-langkah untuk mengoptimasinya.

Seperti yang diketahui bahwa cara kerja SEO adalah dengan mendatangkan trafik baik secara organik, maupun non organik. Hal ini memungkinkan posisi situs web berada di peringkat teratas di halaman hasil pencarian.

Semakin tinggi posisi halaman web tersebut, maka semakin banyak orang akan melihatnya, artinya cara kerja SEO sudah optimal dalam mengoptimasi situs web.

Bagaimana Caranya SEO Bekerja?

Untuk mengoptimasi mesin pencari terbagi dalam dua kategori, yakni melalui SEO on page dan SEO of page. Berikut penjelasan singkat tentang cara kerja SEO,

SEO On Page

Langkah optimasi web ini dilakukan dari segi teknis di situs web atau dari dalam agar bisa lebih mudah bagi mesin pencari dalam mengenalinya. Mulai dari niche website, hingga apa saja yang dibahas, dan sebagainya. 

Mesin pencari web bekerja dengan cara “merayapi” semua situs web di internet untuk mendapatkan informasi tersebut dan menyimpannya. Sehingga ia tahu kapan harus mencocokkannya dengan kata kunci yang dimasukkan pengguna.

Untuk melakukan optimasi SEO on page, ada beberapa faktor yang perlu dipahami:

  • Struktur halaman web, apakah situs web relevan dan mudah dinavigasi oleh pengguna?
  • Kecepatan halaman, loading yang lambat bisa berpengaruh buruk untuk website. Pasalnya, Google tidak akan menyarankan situs yang lambat dan sulit ditelusuri.
  • Konten, posting konten berkualitas dan menggunakan kata kunci menunjukkan kepada mesin pencari bahwa website cukup relevan dan mudah mencarinya.

SEO off page

Berbeda dengan SEO on page, cara kerja SEO off page berkaitan dengan optimasi sarti luar situs web. Hal-hal seperti popularitas, relevansi, dan ulasan positif situs web sangat ditentukan oleh situs web lain dan orang-orang di internet.

Misalnya, ulasan Google bisa sangat mempengaruhi peringkat mesin pencari di hasil pencarian lokal. Menambahkan link dari situs web lain atau aktivitas link building menandakan bahwa orang lain menganggap jika halaman tersebut berguna dan dapat dipercaya alias kredibel.

Baca selengkapnya tentang SEO off page.

Banyak kegiatan optimasi di luar situs dilakukan dengan memberikan hasil yang berkualitas. Ingatlah bahwa efektivitas SEO off page bergantung pada perilaku pengguna. Apakah situs web kamu banyak diklik, dibagikan atau dibicarakan di media sosial mereka? Atau bahkan banyak situs web lain yang menautkan kembali ke halaman web kamu? Semua ini adalah hal-hal yang mendorong Google untuk menempatkan situs web berada di peringkat teratas halaman hasil pencariannya. 

Demikian tadi informasi menarik tentang cara kerja SEO dan apa itu search engine. Dengan mengetahui apa yang dimaksud dengan mesin pencari atau search engine dan caranya bekerja, langkah optimasi SEO akan menjadi lebih mudah. Semoga bermanfaat!

CategoriesSEO