Long Tail Keyword, Trik Ampuh Optimasi Konten SEO

Long tail keyword, apa itu long tail keyword, long tail keyword adalah, long tail keyword biasanya memiliki, apa yang dimaksud dengan long tail keyword

Long tail keyword adalah salah satu strategi SEO untuk mengoptimasi website dan berperan cukup signifikan dalam mendongkrak peringkat di SERP.

Udemy

Udemy menyediakan pilihan kursus SEO paling lengkap di semua bidang, dari SEO On-Page, Off-Page, Technical, Mobile SEO, dan masih banyak lagi.

Tapi kenapa harus dengan kata kunci ini, apa alasannya?

Penasaran dengan apa itu long tail keyword dan bagaimana cara mengoptimasinya sesuai strategi SEO.

Yuk, simak ulasan berikut ini selengkapnya.

Apa Itu Long Tail Keyword

Long tail keyword adalah keyword dengan susunan kata lebih dari empat kata dan bisa lebih tergantung kebutuhan.

Disebut demikian karena long tail keyword biasanya memiliki “ekor” kata yang lebih panjang.

Berbeda dengan short tail keyword yang cenderung lebih pendek susunan katanya dan lebih umum, jenis keyword ini cenderung lebih spesifik ketimbang kata kunci utamanya.

Misalnya, kata kunci utamanya “Laptop Gaming”. Nah, berikut ini beberapa contoh untuk kata kunci versi panjangnya.

  • “Laptop Gaming Murah Dibawah 5 Jutaan”, 
  • “Rekomendasi Laptop Gaming Terbaik dari Asus”, 
  • “Spesifikasi Laptop Gaming 10 Jutaan”, dan sebagainya.

Meski topik utamanya sama, namun pembahasan dari beberapa kata kunci di atas tentu akan berbeda karena jauh lebih spesifik.

Mengapa Perlu Menggunakannya dalam Optimasi Konten SEO?

Pernah bertanya-tanya apa itu long tail keyword dan seberapa penting perannya dalam optimasi SEO sehingga perlu dimasukkan ke dalam konten artikel yang dibuat? 

Ada banyak alasan yang mungkin bisa dijadikan sebagai bahan pertimbangan, antara lain.

Tingkat persaingan rendah 

Alasan pertama adalah karena long tail keyword biasanya memiliki tingkat persaingan yang bisa dibilang cukup rendah. 

Apalagi jika dibandingkan dengan short tail keyword untuk topik sejenis. Selain itu, jumlah pencarian juga cenderung lebih kecil.

Mendatangkan trafik organik

Jenis kata kunci ini merupakan jenis keyword yang lebih panjang dan mampu mendatangkan trafik ke blog maupun website.

Ini karena apa yang dimaksud dengan long tail keyword ini memiliki daya tarik dari setiap kata yang dibidik, karena dapat dimasukkan lebih sering ke dalam konten. 

Alhasil, meski jumlah pencariannya rendah, namun hampir semua keyword yang ditargetkan mampu mendatangkan trafik, dan jika dijumlahkan hasilnya bisa cukup signifikan.

Tingkat konversi lebih tinggi

Disebutkan bahwa, penggunaan yang tepat mampu menghasilkan konversi yang jauh lebih tinggi. Bagaimana bisa?

Ini karena long tail keyword biasanya memiliki frasa turunan yang cenderung lebih spesifik dan mampu menjawab pertanyaan atau kebutuhan pengguna.

Sehingga bisa mendapatkan trafik potensial, dari situlah tingkat konversi yang dihasilkan mengalami peningkatan. 

Langkah Mudah Menemukan Long Tail Keyword

Banyak cara yang bisa digunakan untuk mencari apa yang dimaksud dengan long tail keyword,  berikut beberapa diantaranya.

Langkah paling mudah menemukan jenis kata kunci versi panjang yakni dengan menggunakan fitur “Penelusuran Terkait” yang ada di Google Search.

Fitur ini ada di bagian paling bawah halaman hasil pencarian. 

Tinggal ketik kata kunci yang ditargetkan, lalu lihat rekomendasi “Penelusuran Terkait” yang muncul, pilih salah satu atau beberapa yang memang sesuai dengan topik yang ingin dibahas.

2. Cari Tahu Keyword yang Ditargetkan Kompetitor

Langkah selanjutnya untuk menemukan apa yang dimaksud dengan long tail keyword adalah dengan mencari tahu kata kunci yang ditargetkan oleh kompetitor.

Sebab, website milik kompetitor merupakan sumber yang bagus untuk menemukan kata kunci.

Kamu bisa menggunakan SEO tools seperti Site Explorer dari Ahrefs. Tersedia berbagai macam opsi untuk mencari kata kunci yang ditargetkan website tersebut. 

3. Jelajahi Forum Diskusi Online

Ada banyak forum diskusi online yang bisa kamu jelajahi untuk mendapatkan jenis keyword ini untuk menghasilkan konten website.

Mengapa harus ke forum diskusi online? 

Sebab, ketika pengguna tidak menemukan informasi yang mereka cari, biasanya forum diskusi tersebut dijadikan sebagai solusi alternatif.

Dari situ, kamu bisa menjadikan sejumlah pertanyaan di forum tersebut sebagai ide konten. 

Ada banyak forum diskusi online yang bisa dijadikan tempat untuk menemukan jenis kata kunci ini, misalnya Kaskus, grup komunitas di sosial media, Quora, Reddit dan lain sebagainya. 

4. Gunakan Fitur “Orang juga Bertanya”

Selain fitur “Penelusuran Terkait”, Google juga memiliki fitur lainnya untuk membantu mendapatkan ide kata kunci yakni di kolom “Orang juga Bertanya”.

Ketika kamu mengetik kata kunci, “Laptop Gaming”, SERP juga akan menampilkan sejumlah pertanyaan terkait yang sering ditanyakan pengguna. Seperti,

  • “Laptop apa yang bagus untuk main game?”
  • “Laptop Gaming harga berapa?”
  • “Apa saja merek laptop Gaming?”

Dari situ, kamu bisa menggunakannya sebagai ide untuk dimasukkan ke dalam konten yang akan dibuat.

Jika belum cukup, klik pertanyaan yang muncul dan kamu akan mendapatkan lebih banyak ide menarik lainnya.

5. Gunakan Google Suggest

Fitur ini juga dikenal dengan Google Autocomplete, dimana kamu bisa melakukan riset keyword dan menemukan banyak ide atau saran keyword di kolom pencarian.

Kata kunci yang muncul merupakan saran dari Google, jadi tak perlu diragukan lagi keakuratannya.

Untuk menggunakannya, cukup dengan memasukan kata kunci yang ingin ditargetkan di kolom pencarian. 

Secara otomatis, Google akan menampilkan saran kata kunci terkait yang banyak dicari pengguna, selanjutnya bisa kamu gunakan salah satu atau beberapa yang dianggap sesuai.

Mulai Optimasi Konten SEO

Dalam strategi SEO, bisa dibilang long tail keyword adalah salah satu solusi terbaik dalam meningkatkan trafik.

Meskipun jumlah pencariannya terbilang rendah, namun long tail keyword biasanya memiliki tingkat persaingan rendah dengan tingkat konversi yang cukup baik.

Dengan begitu peluang muncul di jajaran 10 besar halaman hasil pencarian bisa cukup besar. Semoga bermanfaat.

CategoriesSEO